Kamis, 14 Desember 2017

Karena "katanya" tak melulu sesuai dengan "nyatanya"
Karena "rasanya" tak melulu sesuai dengan "adanya"


-RAd-
Berdamailah dengan hati dan pikiranmu
Karena nyatanya
Pemberontak tak selamanya memiliki tempat


-RAd-
Justru ini adalah tanda sayangNya
Dia menyayangimu, sungguh menyayangimu
Nikmati saja apa yang sedang dirasa
Manis bukan?


-RAd-
Seperti melempar kertas di alam lepas
Ia belum tentu terhempas jauh
Bisa jadi kembali, tak mau pergi


-RAd-
Kamu bukan pelangi
Bukan juga embun pagi
Apalagi denyut di dalam nadi
Kamu..
Hingga saat ini, aku belum menemukan jawaban tentang kamu


-RAd-
Aku tak pernah rindu
Apalagi memikirkanmu
Klise..
Bukan
Itu hanya mimpi
Nyatanya berat


-RAd-
Sebabak belur apapun kamu
Jika memang cinta
Maka kamu akan tetap bertahan
Karena cinta butuh perjuangan dan pengorbanan


-RAd-
Garis keras
Barisan belakang
Sipemberontak tak pandang bulu
Kau-kah itu?


-RAd-
Malamku adalah pagimu
Egoku bukan urusanmu


-RAd-
Selamat malam duhai pemimpi
penikmat kopi
perindu sepi

-RAd-

Kamis, 16 November 2017

Keluarga?
Kita katanya keluarga
Kita katanya bersama
Kita katanya satu

Bukan..

Bukan hanya sekedar "katanya"
Namun ini adalah doanya
Namun ini adalah harapnya
Menaruh harapan, tanpa diiringi usaha, apakah bisa menjadi nyata?


-RAd-
Merangkul itu memikat
Membuat nyaman
Suasana damai
Pikiran tenang
Menjadi tentram
Pastinya saling mendoakan
Selalu mengingatkan
Pada akhirnya saling menguatkan

Ini bukan hanya untuk dibaca
Mari kita realisasikan


-RAd-
Nanti..
Jiwa-jiwa pemberontak akan tumbuh kembali
Ia bersemi
Hingga egonya pergi
Atau hanya menepi


-RAd-
Kala itu..
KITA hanyalah sebuah kata
Bukan dalam wujud nyata
Karena nyatanya..
Aku adalah aku
Kamu adalah kamu
Berdiri sendiri dalam ego yang menderu


-RAd-
KAMU..

Aku mencintaimu tanpa sebab
merindukanmu hingga sembab
mendoakanmu dengan akrab

-RAd-
Kita berharap mendapatkan yang lebih baik
Tapi kita tidak memberikan yang terbaik
Berharap tanpa usaha itu "nol"


-RAd-
Karena "bersinergi" tak mampu dilakukan "sendiri"
Butuh kamu-kamu yang lain untuk mewujudkan asa yang nyata
Masihkah ingin bersama?


-RAd-
Jika nyatanya rangkulan itu tak dapat membuat kita bersama, maka ingatlah, amanah ini masih ada disini


-RAd-
Katanya bergerak bersama itu nikmat
Nyatanya terseok-seok hingga akhir itu lebih nikmat


-RAd-

Rabu, 20 September 2017

Nyatanya nahan ego lebih berat
daripada nahan rindu


-RAd-

Kamis, 14 September 2017

Jika mencintai bukan pelanggaran
Maka rindu bukanlah hukuman


-RAd-

Senin, 04 September 2017

Kuat nahan laper, ga kuat nahan ngantuk
Kuat nahan kangen, ga kuat nahan ego
Bahaya ga?


-RAd-
Kita butuh bicara dari hati ke hati
Bukan tentangmu
Bukan tentangku
Tapi tentang KITA


-RAd-

Senin, 14 Agustus 2017

Lalu pada akhirnya ...
setetes harap hilang tanpa arah
secercah cahaya hilang tanpa bayang
setitik cerita hilang tanpa arti

-RAd-
Jika ingin pergi, maka ingatlah
Kita pernah menjadi satu
Kita pernah saling menghapus sendu
Kita pernah menciptakan rindu


-RAd-
Aku pernah berada dititik itu
Dimana aku lelah dan ingin pergi
Dimana aku benci hingga mencaci
Dimana aku hilang tanpa mencari
Aku..
Saat itu aku adalah pemilik ego tertinggi

Kamu jangan begitu
Cukup aku


-RAd-
Sudah berapa lama engkau mengendap di dalam pikiran
Bersarang di dalam hati
Merengkuk di dalam jiwa
Bersemayam bersama ego
?
...

-RAd-

Dikala hujan, yang kunanti adalah pelangi
Dikala terang, yang kunanti adalah sejuk
Dikala rindu, yang kunanti adalah kamu


-RAd-
Hari ini mendung
Apakah besok akan gemericik?
Atau akan menggenang?


-RAd-
Hey..
Kita sama-sama berada di dalam satu dekapan 
Apakah kamu masih merasakannya?
Jika iya, maka tetaplah bersama


-RAd-
Yakin, seburuk-buruknya tingkah akan menjadi indah
Jika kita berusaha memperbaiki diri dan tak akan megulanginya lagi


-RAd-
Alhamdulillah
Skenario Allah sangat indah


-RAd-

Kamis, 03 Agustus 2017

Hingga akhirnya, kau tumbuh dengan sendirinya
dibalik skenario terbaikNya.

-RAd-
Jadikan kenangan yang akan selalu dikenang
biar raga tak tampak, namun doa tetap tertuju

-RAd-
Berjuang tak semudah yang kau bayangkan
Tak seringan yang kau rasakan
Tak seindah yang kau impikan

Berjuanglah..
Walau letih dan penat melanda
Walau peluh dan darah menjadi satu
Walau raga dan pikiranmu ingin sekali berontak

Kamu, aku, kita, pasti kuat
Yakinlah.. kuatnya kita karena Allah

Semangatlah kawan
Tetaplah berjuang


-RAd-
Maaf..

Jika sejauh ini aku dan kamu sulit untuk bersatu

Bukan tak ingin membersamai
Namun apa daya

Aku mungkin terlalu memilih egoku

Maaf..


-RAd-
Semangat juangmu harus tetap melekat
Bukan untuk terbilang apa dan bagaimana

Kamu harus yakin
Kamu mampu
Kamu bisa
Kamu kuat

Karena Allah, ada untukmu selalu..


-RAd-
Langkah ini..
Harus tetap melangkah
Harus tetap berpijak
Harus tetap kuat

Langkah ini..
Akan mengajarkanmu segala rasa
Segala cerita
Segala nikmat

Ya...
Semoga langkah ini, langkah yang mengantarkanmu menapaki surgaNya


-RAd-
Aku bukan pergi
Apalagi menjauh
Aku ini sedang memperjuangkan sesuatu

Pahamilah..

Ini pelikku
Kamu jangan pikirkan itu

Akan ada waktunya kita kembali bersama
dalam satu kisah dan berbagi cerita
dalam dekapan terindah

Maaf..


-RAd-
Tetaplah bertahan
Seperih apapun itu
Sejenuh apapun itu
Selelah apapun itu

Yakin..
Ada Allah yang menguatkanmu


-RAd-
Air itu ga selamanya bening
Langit itu ga selamanya cerah
Rindu itu ga selamanya kamu


-RAd-
Ketika hatimu mulai resah

Berbincang padaNya akan membuatmu lebih tenang
Percayalah..


-RAd-
Nantinya pulangku akan mengantarkan rindu
Jika rindu tiba, sambutlah dengan doa


-RAd-
Maaak..
Senyummu menyematkan semangat dihati
Lantunan doamu membuat kaki ini lebih ringan untuk menapaki segala jeruji
Cinta yang tulus selalu kau beri hingga saat ini
Aku mencintaimu karena Allah Mak
Terima kasih atas segala daya dan upaya yang kau beri
Semoga kita kan selalu bersama hingga surgaNya nanti

-RAd-

Kamis, 13 Juli 2017

Mak..
Anakmu kini sedang tersungkur
Bantu ia untuk tetap bersyukur
Agar tidak mundur
Lalu melebur



-RAd-



Rangkul yang tak bertepi

Tentang rintihnya
Tentang peluhnya
Tentang mimpinya
Tentang angannya


-RAd-
Kini aku rindu dekap di ujung cerita

Tentang asa yang katanya menyala
tentang peluh yang nantinya meluluh
tentang cita yang akan menjadi nyata

-RAd-
Diam dalam buas
Menunggu datangnya jinak


-RAd-
Gelapnya bukan jadi hambatanmu untuk diam
Bukan juga jadi alasanmu untuk bungkam

-RAd-

Rabu, 12 Juli 2017

Apakah langitku dan langitmu kini sama?
Apakah langitku dan langitmu kini berwarna?
Apakah langitku dan langitmu ...

Asudahlaaah..

Lupakan saja kisah aku, kamu dan langit


-RAd-
Cukup langit yang mendung
Kamu mah jangan


-RAd-
Si pemburu sedang memburu cita dan asa
Ia bukan hanya memburu
Namun sangat amat berharap

Doakanlah..


-RAd-
Sudah lama tak menciptakan cerita diujung pena
Ahhh..
Cerita hanyalah cerita..


-RAd-
Pejuang itu ya kudu berjuang
Sampai kapanpun ya kudu tetep berjuang

Sampai kapan ?



Sampai Allah bilang "Waktunya pulang."


-RAd-

Nyatanya memperjuangkan Kam(u) adalah nikmat terindah..


-RAd-
Bangkitlaaah..

Allah masih ingin melihat perjuanganmu, dan sedang menunggu usahamu


-RAd-

Hidup bukan hanya sekedar makan, minum lalu tidur
Bukan juga sekedar menangis, tersenyum lalu bahagia

-RAd-
Orang lain boleh tak peduli denganmu
Tapi kamu harus tetap peduli dengan orang lain

Jangan melulu jadi makhluk egois
Nyatanya hidup ga selamanya manis

-RAd-

Sabtu, 01 Juli 2017

Tentang kita yang entah lagi kenapa
Semoga tak menerus seperti ini 


-RAd-
Tak apa..
Tetaplah bertahan
Yakinlah..
Kamu pasti kuat


-RAd-
Perkara rindu yang menjadi candu tiap perasanya
kau tahu apa itu obatnya?
.
.
.
Doa

-RAd-
Tak perlu kau sampaikan pada objek yang kau tuju
Cukup "Doa" yang mengiringi tiap langkahmu dan langkahnya
Jangan sampai Allah cemburu lantaran engkau terlalu fokus pada objekmu


-RAd-
Teriknya bukan jadi pencegah
Dinginnya bukan jadi penghambat
Lelahnya bukan jadi alasan

Nikmatilah..

Maka engkau akan merasakan syukur yang sesungguhnya


-RAd-
Tenang..

Berpisahnya kita untuk kembali
jika nanti kita tak berjumpa disudut kota
InsyaAllah kita akan berjumpa di tempat terindah

-RAd-
Mau apa lagi ?
Mau kemana lagi ?
Nikmati saja masa-masa ini
Suatu saat kita akan merindu
Ku yakin itu


-RAd-
Ada cita dan asa yang akan kita gapai disana
Bukankah begitu ?
Berjalanlah walau harus tertatih


-RAd-
Satu hal yang harus kau tau
.
.
.
Perginya perindu dan marahnya pemberontak 
akan tetap tunduk dalam iringan doa
.
.
.
Doakanlah..

-RAd-
Kali ini aku butuh sesuap doa dan seteguk semangat
Mengertilah..


-RAd-
Nyatanya.. 
Semangkuk doa dan segelas semangatpun tak mampu membuatku bergerak

Ahhh pelik sekali


-RAd-
Jika masalah hati, aku tak dapat berbuat banyak
Biar kau saja yang mengobati

Aku bantu doa saja


-RAd-
Sejauh apapun pergi
Pulangmu akan tetap disini
"dihati"


-RAd-
Bicara cita dan asa
Mana mampu aku membuka mata

-RAd-

Rabu, 14 Juni 2017

Yakinlah, adanya KITA disini 
Bukan hanya sekedar bersinggah
Tapi untuk menetap


-RAd-
Aku, kamu, KITA 
disatukan bukan tanpa alasan
Allah adalah sebaik-baik pembuat skenario


-RAd-
Lelah ?
Jenuh ?
Pusing ?
Bosan ?
...
Apalagi ?

Semua yang pait datangnya diawal
Mengapa demikian ?
Karena Surga-lah yang kita nanti


-RAd-
Sejatinya berjuang adalah bersama
Bukan hanya kamu
Bukan hanya aku
Tapi KITA

Inilah hakikat dakwah sesungguhnya


-RAd-

Selasa, 13 Juni 2017

Mau sampai kapan ?
Menunggu bintang
Tanpa hadirnya malam


-RAd-
Kita punya tujuan yang sama bukan ?

Jika mulai tak searah, ingatkanlah
Jika mulai melemah, kuatkanlah
Jika mulai menjauh, doakanlah


-RAd-
Letaknya disini
Masih ingatkah?
Jika masih, kembalilah
Aku menunggu


-RAd-

Minggu, 28 Mei 2017

Harus ada pengorbanan jika ingin bertahan
Cinta itu butuh perjuangan


-RAd-
Hidup ga melulu tentang manis
pait-pait dikit mah wajar

Nikmatin~

-RAd-
Merpatipun tau
kemana ia akan kembali


-RAd-

Rabu, 17 Mei 2017

Kalau besok kita berpisah
Berarti Allah punya rencana yang lebih indah

-RAd-
Kita pasti sama-sama merasakannya
Lelah ya?
Sabar..
Akan ada waktu dan tempat yang tepat 
Untuk kita beristirahat
Biar lelah asal Lillah..

-RAd-

Selasa, 16 Mei 2017

Bukan hanya sekedar nama yang tertera
Bukan hanya sekedar wajah yang tampak
Bukan hanya sekedar raga yang membersamai
Tapi.. 
Tanggung jawabmu
Tanggung jawabku
Tanggung jawab KITA 

Bukan hanya dihadapan sesama manusia
Tapi dihadapan Allah tentunya

-RAd-
Ada kata yang tak bisa terucap
Ada rasa yang tak bisa terungkap

Entah..

-RAd-
Yang berjuang bukan hanya kamu
Bukan hanya aku
Bukan hanya dia
Tapi KITA
Jangan pernah takut sendiri
Karena disini KITA bersama

-RAd-

Selasa, 02 Mei 2017

Aku kembali lagi membersamaimu
Dengan segenggam harapan


-RAd-

Kamis, 13 April 2017

Jangan cuman dipikirin, tapi dijalanin
Jangan cuman dijalanin, tapi dipikirin mateng-mateng

-RAd-
Hanya sekedar menepi
Akan ada waktunya kembali


-RAd-
Yang sedang diperjuangkan bukan hanya sekedar salam hangat
Yang sedang diperjuangkan bukan hanya sekedar sapaan
Yang sedang diperjuangkan bukan hanya sekedar tatapan 
Yang sedang diperjuangkan bukan hanya sekedar ucapan
Yang sedang diperjuangkan bukan hanya sekedar pertemuan singkat
Namun, yang sedang diperjuangkan adalah ridhaNya


-RAd-
Bukan kita
Tapi aku
Aku sedang memperbaiki segalanya
Kamu tunggu hasilnya saja


-RAd-

Senin, 03 April 2017

Ceritalah kepada Rabbmu
Dalam sujud panjangmu


-RAd-
Bukan lagi sandiwara
Tapi memang nyata
Biarkan ia bermain dengan perannya

Aku cukup menjadi penikmat saja


-RAd
Tenang..
Ini bukan hanya bebanmu
Tapi beban kita
Ku yakin pundak ini tetap kuat
Akan selalu kuat
Yakinlah 
Kita pasti bisa

-RAd-

Jumat, 31 Maret 2017

Malam ini aku kembali bersahabat dengan secangkir usaha, dan sepiring doa.

Harmonis bukan?


-RAd-
Mah..
Pah..
Untuk saat ini, biar aku yang usaha
Kalian bantu dengan doa.


-RAd-
Tenang..
Gw lagi usaha ko
Doain aja

-RAd-
Tenanglah kawan
Ketika tujuanmu Allah..
Allah akan menguatkan pundakmu dalam segala upaya

-RAd-
Saat ini, malam kembali menjadi candu yang menggerogoti pikiranku
Sudahlah..
Biarkan ia berlalu
Seiring berjalannya waktu

-RAd-

Semua akan selesai pada waktunya.

-RAd-

Gw yakin kalo KITA bisa
KALIAN yakin ga?
Kalo yakin, ayo GERAK bareng-bareng
Jangan lupa, lurusin NIAT 
Satuin TUJUAN
Inget, jadikan ALLAH sebagai niat dan tujuan kita
Kita pasti BISA ko.

SEMANGAT !!!

-RAd-

Kata siapa SKRIPSI itu bikin ribet?


-RAd-
Proses..
Yaaaaa namanya proses, itu bertahap broh.
Lu kudu sabar, sabar, sabar dan sabaaaaaaaaar.
Tapi yang jelas kudu ikhlas. 
Lillahi ta'ala ya coy. 

Proses..
Yaaaaaa namanya proses, belom tentu semulus apa yang lu harapkan.
Yang penting selalu syukuri apa yang lagi lu rasain saat ini.

Proses..
Yaaaaaa namanya proses, yang penting banyak-banyak doa daaaah.
Usaha tanpa doa namanya lupa daratan.
Inget, Allah itu maha pengasih.
Kalo sering-sering minta sama Allah, kemungkinan besar bakal dikasih ko.

Proses..
Yaaaaaaa namanya proses, ya kudu usaha juga.
Ilangin rasa males lu.
PR ya?
Ya PR banget.
Namanya juga proses coooy.

Proses..
Nikmati dan jalani segala prosesnya, cintai apa yang ada di dalamnya karena Allah..
Inget.. 
Jadikan Allah tujuan utama lu, dalam keadaan apapun
Allah Allah Allah Allah Allah Allah.. 
sampai kapanpun, tetep Allah.. 


-RAd-


Senin, 30 Januari 2017

Aku malu mengatakan lelah
Karena aku tahu
Jiwaku belum pantas beristirahat di SurgaNya

-RAd-
Sebait doa ku sampaikan padaNya
Semoga ikatan ukhuwah ini akan tetap ada
Sampai nanti kita bersama, menuju JanahNya

-RAd-
Bukan kita yang meminta
Tapi, Allah-lah yang memberi

Amanah..

Semoga pundak ini siap menopang apa yang akan dijalankan nanti..

-RAd-

Rabu, 25 Januari 2017

            Sempet lupa..
Gw kira, umur gw sekarang 20 tahun, eh pas nanya temen, ternyata umur gw 21 tahun haha.
Iya, gw emang aneh, antara aneh dan o'on jauh beda kan ya? kalo gw si berharapnya jauuuuuuuh banget. Abis kalo aneh+oon, lengkap amat gw absurdnya.
Kaga tau ya kenapa berharap umur ini masih 20 tahun, awalnya rada ga nerima kenyataan gitu, kalo ternyata umur gw udah 21 tahun. Kalo disini bisa kasih emoticon, pasti gw udah kasih emot ekspresi kaget, muka ungu, mulut mangap, tangan megang pipi. Kebayang ga lu?

Kalo ga kebayang mending tidur gih~

            Dengan percaya dirinya, kemarin-kemarin tiap ditanya “umur berapa?” ya gw jawabnya “20 tahun” Sambil masang muka manis, mata disipit-sipitin (jangan coba-coba ngebayangin muka gw yang kaya gitu, bahaya !!! takutnya pada reflek nonjok tembok, atau malah reflek banting pintu) kan kasian tembok sama pintunya.  

Yap, gw jawab "20 tahun" karena ingetnya, umur gw 20 tahun. Asli ini bukan maksud membohongi publik, tapi emang ingetnya umur gw masih 20 tahun. Mohon maap ya, gw memudakan diri gw setahun lebih muda.
Tapi orang-orang percaya aja kalo umur gw 20 tahun~ ha ha ha (Entah harus bangga atau bagaimana)

            Setelah gw tau umur gw udah 21 tahun, gw jadi bermuhasabah. Saiiiiiiik, gaya bener dah.. yaaa gimana ga muhasabah, umur 21 tahun, kelakuan masih begini.
            Banyak banget yang kudu dievaluasi diumur gw yang sekarang, kan gatau juga bakalan nyampe ke umur 22 tahun atau engga.

Kemungkinan-kemungkinan yang terjadi di depan sana adalah, gw bakal wisuda. Cooooy wisuda cooooy. Kaget ga lu gw wisuda? haha ga kebayang ya. Seru tuh kayanya wisudaan. Aamiin semoga tercapai ya Allah..
            Entah kenapa mikirnya langsung ke wisudanya, padahal sebelum wisuda, kan kudu ngelewatin beberapa tahap.

Skripsi→ Sidang→ Wisuda

Begitulah kurang lebih tahapannya. Eh iya ternyata ada yang kurang (selipkan kata bayaran, biar tahapan tersebut bisa berjalan dengan baik)
Yaiyalah, kalo kaga bayaran begimanah ceritanya.

Semangatttt nabuuuung.

Semoga gw dan elu semua bisa melawati tahapan tersebut dengan proses yang baik. 
Intinya.. 
"Nikmati dan jalani segala prosesnya, cintai apa yang ada di dalamnya karena Allah" -RAd-
Tsaaaaah~ andalan banget tuh kata-kata buat gw.
Bismillah..
Kita pasti bisa bray.
Yang penting yakin dan optimis kalo kita bisa. Allah ada ko untuk kita, kitanya aja yang kudu sering-sering minta dan berharap sama Allah. Jangan pernah lupain Allah dalam keadaan senang ataupun susah. Ibadahnya juga dilaksanain terus yaaa, dijaga ruhiyahnya semoga selalu meningkat dan istiqomah. 

            Selain minta yang baik-baik sama Allah, yang jelas elu kudu usaha, doa tanpa usaha hasilnya juga nol coy. 
Ya kalo mau bikin skripsi, ya kudu dikerjain tuh skripsi, kalo lu cuman tidur sama maen doang mh kaga bakal kelar, sampe pohon pisang berbuah kedua kalinya.

Kenapa harus nyebut-nyebut pohon pisang?
Kalo nyebut-nyebut pohon pinang, takutnya ada yang baper. Eaaaaa..  *apasihRis
Kayanya gw belom bakat bikin becandaan dewasa yaa. Pantes orang-orang percaya aja umur gw 20 tahun, bahkan ada yang ngira gw masih SMA. fufu

            Nah, ketika lo udah doa dan berusaha semaksimal mungkin, sisanya lu serahin lagi dah sama Allah. Yakin ko, apa yang terjadi didepan sana, pasti yang terbaik buat elu, Allah itu udah nulis skenario terbaik untuk tiap-tiap hambaNya.

            Pokonya, semangat terus, terus semangat !!!
Luruskan niat, niatkan semuanya untuk Allah, insyaAllah semuanya bakal berkah.

Sebenernya tulisan diatas adalah tulisan motivasi, khususnya buat gw yang bakal menghadapi semester 8. jengjeng.. (ceritanya ada backsound-nya gitu)

Tapi mohon maap kalo yang baca malah jadi puyeng, bukan malah termotivasi.
Mohon maap juga sebelum baca tulisan ini, gw lupa ngintruksiin buat nyiapin tolak angin, takutnya elu pada masuk angin.

Hmmm...
“Jangan males-males ya Ris.” (ngomong sama diri sendiri tuh rasanya begimana ya, apalagi buat nyuruh diri sendiri buat kaga males)

Semoga apa yang disemogakan tercapai.
Tetep semangat menggapi ridhaNya.
Semoga Allah selalu mudahkan segala urusan kita, dan menguatkan pundak kita dalam menjalankan apa yang harus kita jalani. Aamiin..

Semangat Lillah.. Allahu Akbar !!!


-RAd-

Minggu, 22 Januari 2017

Aku membuka mata
Melihat senja didetik terakhirnya
Aku membuka telinga
Mendengar rintik yang berasal dari sumbernya
Aku membuka hati
Merasakan kenyamanan yang berada didalam pelukNya


-RAd-



“Nikmati dan jalani segala prosesnya, cintai apa yang ada di dalamnya karena Allah.”


-RAd-




            Kalimat diatas adalah salah satu kalimat penyemangat buat gw saat ini. Entah kenapa, terlahir gitu aja dari pikiran gw. Gw yakin ko, Allah ngasih sesuatu kehambaNya sesuai dengan kapasitas hambaNya. Yaaa optimis aja kalo bisa, kan ada Allah.

Kaleeeem~

Sekarang tuh rasanya … gimana ya, susah diutarakan dengan lisan maupun tulisan. Orang-orang sekitar si nganggepnya gw selow aja, tapi nyatanya ...
Yaaaaa namanya hati dan pikiran seseorang kan susah ditebaknya ya. Gw aja yang ngejalanin gatau nih lagi ngerasain begimanah. Tapi lagi-lagi gw nguatin diri dengan kata “yakin”.  Yakin kalo Allah pasti ngebantu, lewat apapun caranya. Allah-kan sesuai dengan prasangka hambaNya. Jadi, ya kudu sebening prasangka dan selalu tanemin husnudzon, itu penting loooh.
Pada dasarnya, ngeyakinin diri buat yakin emang susah, tapi kalo dipikir-pikir.. Allah aja yakin sama kita, masa kita ga yakin.
Kata mereka.. “Amanah gapernah salah memilih pundak” tohhh yang memilih, Allah langsung ko.
Gausah Tanya kenapa (?) tapi yang harus dipikirin, bagaimana caranya biar bisa ngejalanin amanah ini dengan baik, baik di mata Allah tentunya.
Yap.. Satuin tujuan, luruskan niat, kalo kita bener-bener ngejalanin ini karena Allah.

Sama-sama semangat menggapai ridhaNya. Biar lelah, asal Lillah insyaAllah berkah..

Allah selalu ada ko buat kita.
Bismillah..
Semangat Lillah..
Allahu Akbar.. 


-RAd-

Senin, 09 Januari 2017

Hujan ini akan mengantarkan rindu nantinya
jika rindu tiba, sambutlah dengan doa

-RAd-
Biarkan DOA menjadi CANDU.
Jika nanti tak dapat lagi bertemu.

-RAd-

Kamis, 05 Januari 2017

Semoga, cinta karena Allah yang terajut dalam ukhuwah ini akan tetap bersemi hingga kita menapaki JannahNya. 

-RAd-

2017 COOOOOOOOOY

Assalamualaikum..
Wahh udah lama banget ga nulis disini.
(Sok-sokan sibuk, padahal mah …)
Hahaha
Yaaaa sebenarnya ga ada alasan, kalau elunya emang beneran niat mh.
*apasihRis

Ude 2017 aja yaaa. Wahhhhh ga disangka. Semakin kesini, semakin keras bray jalan ceritanya.
Jalan cerita apaan yang keras? terlalu dramatis dah gw mh. Heraan..
Hem. Ya namanya juga mahasiswa semester akhir.
Woooo bawa-bawa semester sekarang -.- .
Yaaap makin kesini tulisannya makin gajelas kan ya.
Biarkan ia berkaya~

          Ga beda jauh sama tahun-tahun sebelumnya. Setiap malam tahun baru, kerjaan gw “tidur”. Entah deh gw juga bingung, kenapa lebih memilih tidur daripada … (lo isi sendiri aja titik-titiknya)
Soalnya tiap tahun baruan, gw ga tega ninggalin keluarga gw, rasanya mau sama mereka ajalah. (baca:gapunya duit kalo mau maen kemana-mana)
Haha yagitu dah. Kalo keluar rumah kan kudu mengeluarkan selembar atau dua lembar rupiah. Tuuuuh kan bener emang bokek !
Ehhh !!! Engga deng..
 Alesannya kenapa ga keluar rumah pas tahun baruan yaitu, biar bisa kumpul sama keluarga aja, walaupun mereka melakukan hal-hal yang menurut mereka seru, dan gw cuman molor, yang penting kita ada didalam satu atap yang hangat dilindungi tembok-tembok cinta *apasihRis
Ngaur kan jadinya, segala-galaan nyebut-nyebut “cinta”. Abis kalo nyebut-nyebut Rangga, dia bukan mahram.
          Sebenernya punya cita-cita tahun baruan di masjid, Mabid gitu, tapi tetep maunya sama keluarga. Kayanya kalo tahun baruannya Mabid, seruuu… yang jelas bisa ngecas iman kita juga, deuuuh biar makin deket sama Allah..
Yaa semoga aja bisa terealisasikan ditahun-tahun berikutnya. Aamiin..
          2017 ya? ditahun ini seharusnya gw wisuda nih. Aamiin.. semoga tercapai ya. Soalnya Mama, Papa nanyain mulu kapan wisudanya. Ya gw jawab aja “2017” semoga aja jawabannya ga meleset deh. Aamiin..
Selain wisuda, masih banyak yang dicita-citain di 2017. Banyak dah pokonya, semoga banyaknya itu, ga bikin gw jadi mundur, tapi malah bikin gw semakin maju, dan semangat buat ngejalanin hidup.
Semoga, apa yang gw jalanin ini, fokusnya bener-bener ke Allah.
Ya hidup, kalo bukan tujuannya ke Allah, kemana lagi?
Jangan cape-cape ngejar dunia, Karena dunia cuman sementara, perbanyakin bekel buat pulang nanti. Semoga Allah nyambut kepulangan kita dengan senyum dan peluk mesra.

Semoga di 2017 ini apa yang disemogakan tercapai, semakin baik dan baik terutama dihadapan Allah.
Jangan pernah berhenti menjadi baik, karena kamu gabakal tau, kebaikan mana yang dapat mengantarkanmu ke SurgaNya.

Wassalamualaikum..

-RAd